Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/wwwbesth/public_html/deherbal.com/wp-content/plugins/wordpress-popup/popoverincludes/classes/popoverpublic.php on line 92 and defined in /home/wwwbesth/public_html/deherbal.com/wp-includes/wp-db.php on line 992
Anatomi Telinga >>> anatomi telinga manusia dan fungsinya | deherbal.com

anatomi telinga

gambar anatomi telinga

Berkah Herbal Banner 18

Anatomi Telinga

0

Posted on : 22-11-2011 | By : rumputeki | In : Info Kesehatan

gambar anatomi telinga

Secara anatomi telinga dibagi menjadi 3 bagian, yaitu telinga luar, tengah dan dalam. Telinga mempunyai fungsi ganda yaitu sebagai indera pendengaran dan sebagai alat bantu keseimbangan tubuh. Sebagai indera pendengaran, telinga sangat berperan dalam proses pembelajaran bicara/bahasa. Seorang anak bahkan sejak dari dalam kandungan menggunakan indera pendengaran untuk belajar hal-hal baru dari dunia luar. Gangguan pada pendengaran jika terjadi sejak lahir akan berpengaruh pada kemampuan berbahasa seseorang, sehingga seorang yang tuli dari lahir biasanya juga menderita gagu/tidak dapat bicara karena dia memang belum pernah mendengarkan bagaimana sebenarnya sebuah kata diucapkan.

Anatomi telinga manusia

 Setiap vertebrata (mahluk hidup bertulang belakang) memiliki sepasang telinga yang letaknya berlawanan yang berfungsi untuk menangkap gelombang suara untuk selanjutnya diteruskan ke otak melalui susunan syaraf yang menghubungkan telinga ke otak yaitu nervus vestibulokoklearis. Dan sebagai alat keseimbangan dan untuk mengetahui posisi tubuh.  Secara anatomi, telinga manusia dibedakan menjadi tiga bagian sebagai berikut :

Anatomi telinga luar manusia

Telinga luar manusia terdiri dari daun telinga, lubang telinga luar dan saluran telinga luar (liang telinga). Bentuk dan susunan daun telinga yang komplek berfungsi untuk menangkap dan mengarahkan gelombang suara menuju liang telinga yang akan ditangkap oleh gendang telinga (membran timpani).

Anatomi telinga tengah manusia

Telinga tengah terdiri dari gendang telinga (membran timpani), tulang pendengaran (tulang martil, tulang landasan dan tulang sanggurdi). Getaran suara yang diterima gendang telinga akan diteruskan oleh tulang pendengaran, yaitu dari tulang martil ke tulang landasan dan terakhir ke tulang sanggurdi yang merupakan tulang pendengaran terkecil. Dari tulang sanggurdi, getaran akan diteruskan ke koklea atau rumah siput. Pada kondisi normal, ruang pada telinga tengah berisi udara yang tidak berhubungan langsung dengan udara luar. Saluran yang menghubungkan udara di telinga tengah adalah saluran eustasius yang menghubungkan telinga tengah ke faring. Saluran eustsius akan tertutup dan terbuka pada saat manusia mengunyah dan menguap. Ini adalah mekanisme untuk menyamakan tekanan udara di luar dan di dalam telinga tengah.

Anatomi telinga dalam manusia

Organ Pendengaran

Telinga dalam terdiri atas labirin osea atau labirin tulang yaitu sebuah rangkaian rongga pada tulang pelipis yang dilapisi periosteum yang berisi cairan perilimfe & labirin membranasea, yang terletak lebih dalam dan memiliki cairan endolimfe.

Di depan labirin terdapat koklea (rumah siput) . Penampang melintang koklea terdiri atas tiga bagian yaitu skala vestibuli, skala media, dan skala timpani. Bagian dasar dari skala vestibuli berhubungan dengan tulang sanggurdi melalui jendela berselaput yang disebuttingkap oval, sedangkan skala timpani berhubungan dengan telinga tengah melalui tingkap bulat.

Bagian atas skala media dibatasi oleh membran vestibularis atau membran Reissner dan sebelah bawah dibatasi oleh membran basilaris. Di atas membran basilaris terdapat organo corti yang berfungsi mengubah getaran suara menjadi impuls. Organo corti terdiri dari sel rambut dan sel penyokong. Di atas sel rambut terdapat membran tektorial yang terdiri darigelatin yang lentur, sedangkan sel rambut akan dihubungkan dengan bagian otak dengan saraf vestibulokoklearis.

Organ Keseimbangan

Selain bagian pendengaran, bagian telinga dalam terdapat Indra Pengatur Keseimbangan atau organ Vestibular. Bagian ini secara struktural terletak di belakang labirin yang membentuk struktur utrikulus dan sakulus serta tiga saluran setengah lingkaran atau Saluran Gelung atau semisirkular. Kelima bagian ini berfungsi mengatur keseimbangan Tubuh dan memiliki sel rambut yang akan dihubungkan dengan bagian keseimbangan dari saraf Pendengaran.

Setelah mengetahui begitu rumit dan luar biasanya rancangan dan desain anatomi telinga, sudah sepantasnyalah kita sebagai manusia selalu bersyukur akan nikmat Allah SWT yang terus tercurah pada setiap manusia seperti salah satunya adalah nikmat pendengaran.

 

 

Semoga bermanfaat, baca juga :

Khasiat tomat untuk kesehatan dan perawatan wajah

Khasiat sirsak

Post a comment