Warning: Missing argument 2 for wpdb::prepare(), called in /home/wwwbesth/public_html/deherbal.com/wp-content/plugins/wordpress-popup/popoverincludes/classes/popoverpublic.php on line 92 and defined in /home/wwwbesth/public_html/deherbal.com/wp-includes/wp-db.php on line 992
Askep Malaria , Penyebab Malaria , Pencegahan Malaria dan Gejala Malaria | deherbal.com

Askep Malaria

Penyebab Malaria

Berkah Herbal Banner 18

Askep Malaria | Penyebab Malaria | Pencegahan Malaria | Gejala Malaria

0

Posted on : 25-04-2012 | By : rumputeki | In : Info Kesehatan

Penyebab Malaria

Penyebab Malaria

Penyakit malaria ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles. Nyamuk Anopheles yang menjadi penyebab malaria ini biasa hidup di daerah pantai dan air payau. Itulah mengapa wilayah Indonesia menjadi daerah endemi malaria karena memang sebagaian besar wilayah Indonesia berbatasan langsung dengan laut.

Sebenarnya penyebab Malaria yang sesungguhnya adalah parasit plasmodium (sejenis hewan bersel tunggal) yang dibawa nyamuk Anopheles, jadi nyamuk Anopheles hanyalah sebagai sarana penyebaran plasmodium dan bukan penyebab utama. Plasmodium menyerang sel darah merah manusia dan berkembang dengan cepat dengan bertelur. Jika tidak cepat ditangani, penyakit Malaria bisa berakibat fatal yaitu kematian.

Plasmodium Penyebab malaria ada beberapa macam, dan yang paling sering dijumpai di Indonesia adalah Plasmodium falcifarum dan Plasmodium vivax (P. malariae). Di daerah yang sering terjadi serangan malaria, seringkali seorang penderita malaria terjangkit lebih dari satu parasit bahkan ada juga yang tiga jenis parasit plasmodium.

Berikut 4 jenis plasmodium yang menjadi penyebab malaria

  1. Plasmodium Ovale, Jarang ditemui dan hanya ada di benua afrika. Masa inkubasinya berkisar antara 8-17 hari sejak terjadi gigitan pertama. Plasmodium ini juga menyerang organ hati.
  2. Plasmodium Vivax , banyak tersebar di Negara India dan Amerika. Masa Inkubasinya antara 8-13 hari setelah terjadi gigitan. Biasa menyerang organ hati dan limpa. Dan bisa kambuh sewaktu-waktu begitu kondisi tubuh menurun.
  3. Plasmodium Malariae  merupakan plasmodium terbanyak yang menjadi penyebab malaria. Masa inkubasinya antara 2-4 minggu. Jika tidak diobati secara tuntas, maka parasit bisa bertahan selama bertahun-tahun di dalam tubuh penderita.
  4. Plasmodium Falcifarum , sangat berbahaya karena seringkali resisten terhadap antibiotik sehingga sulit disembuhkan dengan pengobatan medis biasa. Masa inkubasinya antar 5-12 hari.

Gejala Malaria

Gejala malaria yang timbul bisa bermacam-macam bergantung jenis parasit yang menyerang dan tingkat kekronisan penyakit. Namun secara umum gejala malaria yang timbul pada kebanyakan penderita adalah sebagai berikut :

  1. Anemia , hal ini disebabkan serangan parasit plasmodium terhadap sel darah merah manusia. Serangan ini terjadi ketika plasmodium berada pada fase merozoit;
  2. Sakit kepala berat;
  3. Keluar keringat berlebihan;
  4. Timbulnya rasa mual bahkan sampai muntah;
  5. Buang air besar berdarah karena infeksi organ hati;
  6. Sakit pada otot-otot tubuh sehingga tubuh terasa lemah dan letih yang sangat;
  7. Timbulnya gejala sakit kuning;
  8. Pada kondisi lebih lanjut bahkan bisa samapai terjadi koma.

Mengingat gejala malaria yang ditimbulkan cukup berat, jika anda mengalami hal-hal diatas dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke petugas medis untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Pencegahan Malaria

Meskipun malaria tergolong penyakit yang cukup berat dan mematikan jika tidak ditangani dengan baik, namun dengan melakukan pencegahan malaria lebih dini akan mampu menghindarkan kita dan orang-orang yang kita sayangi terkena malaria.

Berikut langkah-langkah yang bisa anda lakukan untuk melakukan pencegahan malaria secara efektif :

  1. Pencegahan malaria dengan mempelajari perilaku nyamuk Anopheles.
    • Pencegahan malaria yang pertama ini berkaitan dengan perilaku nyamuk anopheles mencari darah atau menggigit korbannya. Sebagian besar nyamuk anopheles mulai mencari sasaran pada senja hingga menjelang pagi hari. Oleh karena itu, menjelang senja disarankan untuk tidak tidur dan jika tidur disarankan memakai kelambu atau obat  lotion anti nyamuk.
    • Sebagian besar nyamuk senang berada di daerah lembab, jika di dalam rumah baju dan kain yang tergantung lama biasanya menjadi tempat faforit nyamuk. Usahakan untuk menghindari hal tersebut dan tutuplah vas atau genangan air lain di dalam rumah.
  2. Pencegahan malaria dengan mengkonsumsi obat anti malaria
    • Bagi orang yang berada daerah endemi malaria seperti Papua, Bengkulu atau akan memasukinya, sangat disarankan untuk mengkonsumsi obat anti malaria terlebih dahulu. Obat anti malaria yang bisa dikonsumsi antara lain : atovakuon/proguanil ,mefloquine, dan doksisiklin.

Askep Malaria

Berikut asuhan keperawatan malaria (Askep malaria) yang bisa dilakukan untuk merawat penderita malaria:

  1. Berikan makan sedikit-sedikit dengan makanan yang tidak menimbulkan rasa mual. Hal ini berkaitan dengan rasa mual yang timbul pada penderita malaria.
  2. Selalu pantau suhu tubuh dengan thermometer. Sering kali terjadi demam tinggi dan menggigil pada pasien malaria.
  3. Dapatkan Spesimen darah agar mudah dilakukan diagnose oleh petugas medis;
  4. Berikan kompres air hangat, jangan gunakan air es atau alkohol;
  5. Berikan obat antipiretik untuk mengurangi demam dengan hipertermil ;
  6. Usahakan agar pasien jangan terlalu banyak bergerak/melakukan aktifitas fisik, pantau tekanan darah dan berikan banyak minum air putih.

Askep Malaria dengan pengobatan tradidional

Selain askep malaria diatas , berikut beberapa resep herbal yang bisa digunakan untuk melakukan askep malaria terhadap penderita, sebagai berikut :

Askep Malaria menggunakan Jeruk Nipis

1 buah jeruk nipis, 1 sendok makan kecap dan garam secukupnya.  Peras jeruk nipis untuk diambil airnya, kemudian masukkan kecap dan garam lalu aduk hingga rata kemudian saring. Minum tiap pagi menjelang sarapan.

Mengatasi gejala malaria dengan bunga Kenanga

3 kuntum bung akenanga yang sudah dikeringkan diseduh dengan 1 glas air panas dan ditutup rapat. Saring dan minum secara teratur.

Askep Malaria dengan Meniran

Bahan : 7 batang tanaman meniran lengkap, 5 biji bunga cengkeh kering, 1 potong kayu manis. Cara membuat : seluruh bahan dicuci bersih, tumbuk halus dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan : disaring dan diminum 2 kali sehari.

Mengatasi gejala malaria dengan buah Pare

Segenggam penuh daun pare dicuci bersih lalu tumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air matang. Aduk merata lalu saring. Tambahkan sedikit garam, minum pada pagi hari sebelum makan.

Pencegahan Malaria dengan daun Pepaya

Siapkan bahan berupa : 1 kembar daun Pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat : semua bahan ditumbuk halus, peras, saring dan ambil airnya.  Cara menggunakan : Diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut-turut.

 Baca Juga Artikel seputar kesehatan yang lain di deherbal.com :

Tips dan Cara Cepat Hamil , Gejala Hepatitis , Cara menghilangkan bau mulut secara alami , Penyebab Mimisan pada anak , Penyebab Sariawan , Cara Menebalkan Rambut , Khasiat Sirsak.

Semoga Artikel tentang penyebab asma, askep asma dan pencegahannya ini bisa bermanfaat. Jika menurut anda artikel ini juga bermanfaat untuk orang lain, silahkan bagikan via tombol share Facebook dan Twitter dibawah artikel ini. Terima Kasih.

 

Salam Hangat

deherbal.com

sumber :

Anneahira.com , kesehatan123.com, google.co.id, cardiacku.blogspot.com.

Post a comment